Minggu, 10 Januari 2010

Benarkah Musa Membelah Laut Merah?

Nabi Musa? siapakah dia? benarkah ia mampu membelah laut merah dan menenggelamkan pasukan tentara Fir'aun (Pharaoh)?

Kalau saya kutipkan disini salah satu ayat suci Al Qur'an yang berbunyi :

Dan (ingatlah), ketika kami belah laut untukmu, lalu kami selamatkan kamu dan kami tenggelamkan (Fir’aun) dan pengikut-pengikutnya sedang kamu sendiri menyaksikan (QS 2:50).Dan kami memungkinkan Bani Israil melintasi laut, lalu mereka diikuti oleh Fir’aun dan bala tentaranya, Karena hendak menganiaya dan menindas (mereka); hingga bila Fir’aun itu Telah hampir tenggelam berkatalah dia: “Saya percaya bahwa tidak ada Tuhan melainkan Tuhan yang dipercayai oleh Bani Israil, dan saya termasuk orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)” (QS 10:90).Dan Sesungguhnya Telah kami wahyukan kepada Musa: “Pergilah kamu dengan hamba-hamba-Ku (Bani Israil) di malam hari, Maka buatlah untuk mereka jalan yang kering dilaut itu[933], kamu tak usah khawatir akan tersusul dan tidak usah takut (akan tenggelam)”. (QS 20:77)Maka Fir’aun dengan bala tentaranya mengejar mereka, lalu mereka ditutup oleh laut yang menenggelamkan mereka. (QS 20:78)Lalu kami wahyukan kepada Musa: “Pukullah lautan itu dengan tongkatmu”. Maka terbelahlah lautan itu dan tiap-tiap belahan adalah seperti gunung yang besar. (QS 26:63)

dalam alkitab lain pun sejarah tentang pembelahan lautan oleh nabi musa diterangkan dengan jelas. Nabi Musa membawa perintah dari Allah untuk membawa umatnya meninggalkan mesir untuk menghindari dari kekejaman Fir'aun. Ketika telah sampai di tepi Laut Merah, Allah memerintahkan Nabi Musa untuk memukulkan tongkatnya hingga laut luas yang berada di hadapan mereka terbelah membentuk jalan dengan dua dinding air yang tinggi. Betapa dasyatnya kejadian itu. Menurut sejarah, peristiwa itu terjadi sekitar 3500 tahun yang lalu. Ada beberapa pakar yang telah mencoba untuk meneliti kembali peristiwa ini berdasarkan bukti-bukti ilmiah yang ada.

Seorang Arkeolog bernama Ron Wyatt pada ahir tahun 1988 silam mengklaim bahwa dirinya telah menemukan beberapa bangkai roda kereta tempur kuno didasar laut merah. Menurutnya, mungkin ini merupakan bangkai kereta tempur Pharaoh yang tenggelam dilautan tersebut saat digunakan untuk mengejar Musa bersama para pengikutnya. Lokasi penyeberangan diperkirakan berada di Teluk Aqaba di Nuwaybi. Kedalaman maksimum perairan di sekitar lokasi penyeberangan adalah 800 meter di sisi ke arah Mesir dan 900 meter di sisi ke arah Arab. Sementara itu di sisi utara dan selatan lintasan penyeberangan (garis merah) kedalamannya mencapai 1500 meter. Kemiringan laut dari Nuwaybi ke arah Teluk Aqaba sekitar 1/14 atau 4 derajat, sementara itu dari Teluk Nuwaybi ke arah daratan Arab sekitar 1/10 atau 6 derajat. Jarak antara Nuwaybi ke Arab sekitar 1800 meter (menurut peta dari MSN Encarta bahkan sekitar 10 km). Lebar lintasan dimana laut terbelah diperkirakan 900 meter. Selain menemukan beberapa alat perang dan kereta tempur juga ditemukan tulang belulang manusia.

Apalagi dari hasil pengujian yang dilakukan di Stockhlom University terhadap beberapa sisa tulang belulang yang berhasil ditemukan,memang benar adanya bahwa struktur dan kandungan beberapa tulang telah berusia sekitar 3500 tahun silam,dimana menurut sejarah, kejadian pengejaran itu juga terjadi dalam kurun waktu yang sama.

Selain itu,ada suatu benda menarik yang juga berhasil ditemukan,yaitu poros roda dari salah satu kereta kuda yang kini keseluruhannya telah tertutup oleh batu karang,sehingga untuk saat ini bentuk aslinya sangat sulit untuk dilihat secara jelas. Mungkin Allah sengaja melindungi benda ini untuk menunjukkan kepada kita semua bahwa mukjizat yang diturunkan kepada Nabi2-Nya merupakan suatu hal yang nyata dan bukan merupakan cerita karangan belaka. Diantara beberapa bangkai kereta tadi,ditemukan pula sebuah roda dengan 4 buah jeruji yang terbuat dari emas.Sepertinya, itulah sisa dari roda kereta kuda yang ditunggangi oleh Pharaoh sang raja.

Penemuan ini menjadi fenomenal, sekaligus menjawab keraguan sejarah tentang keberadaan Nabi Musa dan sekaligus keajaiban pembelahan laut merah yang dilakukan oleh Musa. Penemuan ini juga bisa dikatakan bukti tapi sekaligus juga penyangkalan oleh orang-orang yang tidak percaya pada cerita tersebut. Semua itu kembali kepada anda...


Moses parting the red sea really?

Moses? who is he? is it true he is able to split the red sea and drowned Pharaoh's army (Pharaoh)?

If I quote here one Qur'an which reads:

And (remember) when we divided the sea for you, then we save you, and we drowned (pharaoh) and his followers are yourselves witnesses (Sura 2:50). And we are the Children of Israel saw ntasi sea, then they d iikuti by Pharaoh and his armies, because to persecute and oppress (them) till, when Pharaoh had been nearly drowned, he said: "I believe that there is no God but God who is believed by the Children of Israel, and I am among those who have surrendered (to Allah) "(Sura 10:90). And We revealed to Moses:" Go to My servants (Bani Israel) at night, then make their way to dry the sea, [933], you do not have to worry about to be overtaken and not have to worry about (going down). " (QS 20:77)
And Pharaoh with his army after them, then they are closed by the sea to drown them. (QS 20:78)
Then we revealed to Moses: "Strike the sea by thy rod."
So crack the ocean and each part is like a big mountain. (QS 26:63) (Sura 26:63)

in any other biblical history of the sea by Prophet Moses splitting clearly explained. Moses took the command of God to bring his people leave Egypt to avoid the cruelty of Pharaoh. When it has reached the edge of the Red Sea, God commanded Moses to hit his sticks up in the vast ocean before they split to form two walls of roads with high water. How unusually incident. According to history, the incident happened around 3500 years ago. There are some experts who have tried to research again this event based on scientific evidence exists.

An archaeologist named Ron Wyatt in 1988 nd year ago claiming that he had discovered some ancient chariot wheels carcass based red sea. According to him, maybe this is a kitchen where a dead train Pharaoh who drowned when the sea is used for the pursuit of Moses and his followers. Location of crossings is estimated to be in the Gulf of Aqaba in Nuwaybi. Maximum depth waters around the crossing location is 800 meters on the side toward Egypt and 900 meters on the side toward the Arabs. Meanwhile in the north and south side of the crossing trajectory (red line), its depth reaches 1500 meters. Nuwaybi slope towards the sea from the Gulf of Aqaba around 1 / 14 or 4 degrees, while that of the Gulf Arab Nuwaybi landward approximately 1 / 10 or 6 degrees. The distance between the Arab Nuwaybi approximately 1800 meters (according to MSN Encarta map of even about 10 km). Track width which is estimated to 900 meters of sea split. In addition to finding some means of warfare and combat trains are also found human bones.

Moreover, the results of tests conducted at Stockholm University on a few remaining bones have been found, is true that the structure and content of a few bones have been aged around 3500 years ago, which according to history, the pursuit events also occur within the same.
In addition, there is also an interesting object found, ie one wheel axle of the carriage which had been closed by now the whole rocks, so for now its original form is very difficult to see clearly. May God protect this thing on purpose to show us all that the miracle was revealed to him is a real thing and not a mere essay story. Among the dead was a train, also found a wheel with four fruit bars made from emas.Sepertinya, that's the rest of the wheel horse-drawn carriage rides by Pharaoh the king.

This discovery became phenomenal, as well as address concerns about the presence of history and also a miracle of Moses splitting the red sea by Moses. These findings could also be said as well as denial of the evidence but by people who do not believe in the story. Semua itu kembali kepada anda... All of it back to you ...

2 komentar:

Hasil penemuan Ron Wyatt adalah hoax. Bisa dilihat dimana-mana di internet.

Terima kasih atas tanggapan anda, kami hanya menyajikan berita saja

Poskan Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites